Minggu, 12 Agustus 2018

Wanita Di tepi Jalan



WANITA DI TEPI JALAN

  
Sudah hampir satu jam aku melihatnya di sana. Seorang wanita tua renta sedang duduk di tepi jalan. Penampilannya terlihat sangat lusuh dan juga kotor. Aku bisa menebak kalau wanita tua itu sama sekali belum membersihkan tubuhnya. Tetapi aneh sekali. Aku sama sekali tak melihat ada siapa pun yang menemaninya duduk di tepi jalan.

Teriknya sinar matahari sama sekali tak membuatnya terganggu. Ia sama sekali tak bergeser dari tempatnya duduk. Sesekali ia mengelap keringat yang mengalir mengenai keningnya. Tatapan mata wanita tua itu tertuju pada orang-orang yang berlalu-lalang melewatinya. Beberapa kali kulihat wanita tua itu menadahkan tangannya, meminta bantuan kepada orang-orang yang melewatinya. Tetapi sayangnya, tak ada satu pun dari mereka yang terketuk hatinya untuk membantu wanita tua itu.
Di saat aku berharap ada seseorang yang peduli pada wanita tua itu, ternyata aku sendiri sudah mengabaikannya. Sejak tadi aku hanya melihatnya di kejauhan, tanpa ada pergerakan apa pun untuk membantunya. Seketika itu juga, aku melangkahkan kedua kakiku menghampirinya. Aku langsung mengambil beberapa lembar uang dan memberikannya pada wanita tua itu. Dengan matanya yang berkaca-kaca, wanita tua itu mengambil uang yang kuberikan padanya. Aku bisa melihat ada kegembiraan yang terpampang di wajahnya saat menerimanya. Saat aku melihat wajahnya, aku bisa merasakan kedamaian di dalam hatiku.

Wanita Di tepi Jalan

WANITA DI TEPI JALAN     Sudah hampir satu jam aku melihatnya di sana. Seorang wanita tua renta sedang duduk di tepi jalan. Pe...